Musim lalu bukan musim terbaik buat Barcelona. Meski sempat bersaing di papan atas La Liga, inkonsistensi dan badai cedera bikin skuad Xavi harus puas finis di posisi kedua di bawah Real Madrid. Tapi musim 2025/2026 diyakini bakal beda. Kenapa? Karena generasi muda Barca siap unjuk gigi!
Lamine Yamal: Si Bocah Ajaib yang Gak Takut Tekel
Usianya baru 17 tahun, tapi Lamine Yamal sudah jadi starter reguler di sayap kanan Blaugrana. Dribbling-nya licin, kecepatan di atas rata-rata, dan yang bikin fans makin cinta — dia berani duel lawan siapa pun. Musim lalu dia mencetak 8 gol dan 11 assist di semua kompetisi. Gaya mainnya bahkan disebut-sebut mirip Lionel Messi saat muda. Gokil banget gak tuh?
Kebangkitan Barcelona : Gavi Pulih, Mesin Tengah Barca Hidup Lagi
Setelah absen panjang karena cedera ACL, Gavi akhirnya kembali. Gelandang energik ini bakal jadi jantung permainan Barcelona lagi. Duetnya dengan Pedri dan De Jong di lini tengah bakal kasih keseimbangan antara agresivitas dan kontrol. Gavi dikenal punya semangat juang tinggi, gak ragu turun bantu bertahan atau maju tekan lawan.
Barcelona Tanpa Xavi: Tantangan Baru
Musim 2025/2026 jadi awal era baru tanpa Xavi di kursi pelatih. Posisi pelatih kini diisi oleh Hansi Flick, mantan pelatih Bayern Munchen. Gaya main Flick yang menyerang cepat cocok banget buat materi pemain muda Barca yang haus menyerang.
Banyak yang percaya bahwa kebangkitan barcelona kembali, dalam artian bahwa sebenarnya Flick bisa mengembalikan Barcelona ke DNA sepakbola menyerang khas era Guardiola, tapi dengan sentuhan modern. Harapannya? Minimal juara La Liga, syukur-syukur bisa tembus semifinal Liga Champions lagi!

