Pelatih Juventus, Igor Tudor, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sebagian fans yang melontarkan kritik keras kepada Dusan Vlahovic. Menurutnya, sang striker sudah bekerja dengan sangat profesional sejak awal musim.
“Vlahovic selalu berlatih keras, menjaga disiplin, dan menaruh tim di atas segalanya. Saya rasa kritik yang berlebihan justru bisa mengganggu fokus pemain,” ujar Tudor dalam konferensi pers jelang laga penting berikutnya.
Saat ini, fokus Juventus bukanlah memperdebatkan performa individu, melainkan mempersiapkan diri menghadapi jadwal Juventus yang sangat padat.
Jadwal Juventus Musim Ini: Tantangan Berat
Musim 2025/2026 menjadi salah satu musim paling menantang bagi Bianconeri. Jadwal Juventus di Serie A sudah menyajikan laga-laga sulit di awal musim, termasuk melawan AC Milan, Inter Milan, dan Napoli dalam kurun waktu kurang dari sebulan.
Selain itu, di Liga Champions mereka tergabung di grup yang berisi klub-klub elite Eropa, yang membuat rotasi pemain menjadi kebutuhan mutlak.
Jika dilihat dari kalender, Juventus akan memainkan setidaknya dua pertandingan besar setiap pekan hingga jeda internasional. Tudor menegaskan bahwa setiap laga akan menjadi ujian mental sekaligus fisik bagi tim.
Peran Penting Vlahovic
Meski kerap menjadi sasaran kritik, Vlahovic tetap menjadi pilihan utama di lini depan. Statistiknya musim lalu mencatat 18 gol di Serie A dan 6 assist, angka yang cukup solid untuk seorang striker yang juga diminta membantu pertahanan saat kehilangan bola.
Dengan jadwal Juventus yang sangat ketat, peran Vlahovic sebagai target man akan semakin vital, terutama untuk mengamankan bola dan membuka ruang bagi pemain sayap seperti Federico Chiesa dan Samuel Iling-Junior.
Strategi Rotasi Pemain Ditengah Persiapan Jadwal Juventus
Tudor telah mempersiapkan rencana rotasi demi menjaga kebugaran skuad. Pemain muda seperti Kenan Yildiz diproyeksikan mendapat kesempatan tampil lebih sering, sementara beberapa pemain senior akan diistirahatkan di laga-laga tertentu.
“Dengan jadwal Juventus yang seperti ini, kami harus cerdas mengatur menit bermain,” ujar Tudor. Ia juga menegaskan bahwa setiap pemain memiliki peran penting, baik starter maupun pemain cadangan.
Prediksi Formasi di Laga-Laga Besar
Menghadapi lawan berat di Serie A dan Liga Champions, Juventus diperkirakan akan mengandalkan formasi 3-5-2. Vlahovic akan berduet dengan Chiesa di lini depan, didukung Adrien Rabiot dan Manuel Locatelli di lini tengah.
Formasi ini dinilai efektif untuk menghadapi tekanan lawan sekaligus memaksimalkan serangan balik cepat, terutama saat jadwal pertandingan berdekatan.
Dukungan Fans Jadi Kunci
Tudor menegaskan bahwa keberhasilan melewati periode padat sangat bergantung pada dukungan suporter. Atmosfer di Allianz Stadium dapat menjadi faktor penentu kemenangan, apalagi saat menghadapi pertandingan penting.
“Jadwal Juventus memang berat, tapi dengan dukungan penuh dari fans, kami bisa mengubah tekanan menjadi energi positif,” kata Tudor.
Harapan Akhir Musim
Target Juventus musim ini adalah meraih gelar Serie A dan melangkah jauh di Liga Champions. Tudor optimistis timnya mampu bersaing di papan atas jika mampu melewati jadwal padat tanpa kehilangan banyak poin.
“Yang terpenting adalah menjaga konsistensi. Setiap poin di liga akan berharga, apalagi dengan jadwal Juventus yang terus menuntut fokus penuh,” tambahnya.
Kritik kepada Vlahovic mungkin tidak bisa dihindari, tetapi Tudor berharap semua pihak kembali memusatkan perhatian pada tujuan bersama: membawa Juventus meraih kesuksesan di akhir musim. Dengan jadwal yang menantang, kekompakan tim dan dukungan fans akan menjadi kunci utama.

