Juventus mulai bersih-bersih skuad menjelang musim 2025/2026. Setelah resmi menunjuk Thiago Motta sebagai pelatih baru, klub asal Turin tersebut bergerak cepat dalam melakukan perombakan. Dua pemain Juventus kini dikabarkan masuk daftar jual, salah satunya bahkan sudah ditawarkan ke klub Bundesliga Jerman.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Juventus untuk memangkas beban gaji dan membuka ruang bagi pemain-pemain baru yang sesuai dengan visi Motta. Juventus tampaknya ingin kembali ke identitas permainan cepat dan efektif, dan untuk itu dibutuhkan penyegaran total di beberapa sektor.
Pemain Pertama Dilirik Klub Jerman
Salah satu pemain Juventus yang segera angkat kaki adalah Filip Kostić. Pemain sayap asal Serbia ini dikabarkan masuk radar Eintracht Frankfurt, klub lamanya di Bundesliga. Frankfurt ingin memulangkan Kostić sebagai bagian dari rencana memperkuat sisi kiri serangan mereka.
Juventus sendiri tak keberatan melepas Kostić, apalagi dia tak lagi masuk dalam rencana utama Thiago Motta. Kabarnya, tawaran senilai €10 juta akan cukup untuk membuka negosiasi resmi. Agen Kostić bahkan sudah berada di Jerman untuk membuka diskusi awal.
Pemain Kedua Siap Dijual Murah
Selain Kostić, satu lagi pemain Juventus yang siap dilepas adalah Moise Kean. Penyerang 24 tahun itu gagal memenuhi ekspektasi sejak kembali ke Turin. Musim lalu, Kean jarang dimainkan, dan performanya dianggap tak berkembang.
Juventus kini ingin melepasnya secara permanen. Menariknya, klub hanya memasang harga sekitar €7 juta—jauh lebih rendah dari nilai pasarnya beberapa tahun lalu. Klub-klub dari Premier League, Serie A, hingga Super Lig Turki dikabarkan tertarik meminang Kean.
Juventus Fokus Efisiensi
Keputusan menjual dua pemain Juventus ini bagian dari strategi efisiensi. Setelah gagal tampil di Liga Champions, Juventus harus menyeimbangkan neraca keuangan dan mengurangi pengeluaran gaji yang tidak efisien.
Motta sebagai pelatih baru juga menginginkan skuad yang ramping dan sesuai sistemnya. Ia menekankan pentingnya intensitas dan dinamika dalam permainan, sesuatu yang sulit dicapai jika terlalu banyak pemain tidak cocok secara taktik.
Lebih Banyak Pemain Bisa Menyusul
Kabar dari Turin menyebutkan bahwa bukan hanya dua pemain ini yang masuk daftar jual. Beberapa nama lain seperti Weston McKennie, Arthur Melo, dan Matías Soulé juga dalam evaluasi. Artinya, proses “cuci gudang” ini masih bisa terus berlangsung selama bursa transfer musim panas berjalan.
Juventus juga sudah membuka pembicaraan dengan sejumlah agen untuk memasarkan beberapa pemain Juventus yang dianggap surplus. Langkah ini diambil agar mereka bisa segera mengalokasikan dana untuk pembelian pemain baru.
Target Baru Sudah Disiapkan
Meskipun sedang melakukan perampingan, Juventus tidak tinggal diam dalam urusan belanja. Klub sudah menyiapkan daftar belanja untuk mengganti para pemain yang keluar. Nama-nama seperti Riccardo Calafiori, Armand Laurienté, dan Teun Koopmeiners masuk radar sebagai target potensial.
Namun perekrutan akan diprioritaskan setelah beberapa pemain berhasil dijual. Juventus tak ingin mengulangi kesalahan masa lalu dengan belanja impulsif tanpa perhitungan matang.
Wajah Baru Juventus Sedang Dibentuk
Bursa transfer musim panas 2025 ini bisa jadi penentu arah baru Juventus. Dengan dua pemain Juventus di ambang pintu keluar dan beberapa nama lainnya menyusul, klub tampaknya benar-benar ingin membangun ulang fondasi tim.
Juventus ingin bergerak cerdas—melepas pemain yang tak lagi berkontribusi dan menggantinya dengan wajah-wajah baru yang lebih sesuai dengan filosofi pelatih. Wajah baru Juventus mulai terlihat, dan prosesnya dimulai dari sekarang.

